Minggu, 16 Oktober 2022

Mengenal Praktik Wawancara

Apa arti wawancara? Saya pernah bertanya seperti itu kepada para mahasiswa dalam kelas jurnalistik yang saya ajar. Salah satu mahasiswa menjawab, "Tanya jawab."


Sepintas, wawancara memang mirip tanya jawab. Sang wartawan bertanya, lalu narasumber menjawab. Begitulah seterusnya.

Benarkah demikian? Tidak! Wawancara bukan sekadar tanya jawab, tetapi pembicaraan yang diarahkan. Kalau sekadar tanya jawab, ngerumpi juga tanya jawab. Namun, ngerumpi jelas bukan wawancara.

Siapa yang mengarahkan? Tentu sang jurnalis. Sedang narasumber, diarahkan oleh sang jurnalis. Jangan dibalik! Bukan narasumber yang mengarahkan wartawan walaupun dalam pratiknya banyak wartawan pemula yang diarahkan oleh narasumbernya.

Selain pengertian (definisi), ada banyak aspek tentang wawancara yang perlu dipahami oleh seorang jurnalis atau calon jurnalis. Misalnya, tentang jenis-jenis wawancara, persiapan wawancara, trik-trik menembus narasumber, menggali narasumber, serta sejumlah alasan mengapa narasumber enggan diwawancarai.

Mindmap berikut berupaya memberikan gambaran tentang hal-hal di atas. Jika ingin memperbesar (zoom) bagan, silahkan klik gambar tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar yang bermanfaat