Selasa, 28 April 2026

Yang Menjadikan Aktivis Berbelok Arah

Kita telah bahas sebelumnya bahwa seharusnya semua manusia merindukan "pulang ke kampung halamannya" di surga. Namun, kita juga tahu bahwa tak semua orang mengimani adanya "kampung halaman" itu. 


Begitupun orang yang telah mengetahui adanya "kampung halaman" tersebut, tak semua bersungguh-sungguh (bermujahadah) untuk meniti jalan lurus menuju ke sana. 

Kalau pun ada yang mulai meniti jalan itu, tak semua sanggup bertahan oleh begitu banyak godaan dan hambatan. Sebagian dari mereka akan terpeleset ke jalan yang bengkok. 

Bahkan, mereka yang telah menjadi aktivis dakwah, tetap berpeluang untuk terpeleset. Padahal, sebagai aktivis, mereka banyak menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta, untuk mengajak manusia meniti jalan yang lurus. Namun, tidak lantas perjalanan mereka menjadi mulus. 

Bisa saja mereka tak tergoyahkan ketika dihantam badai dari luar.  Tapi, bagaimana bila badai itu datang dari dalam? Inilah hambatan yang boleh jadi lebih berat. Sebab, ia tak terasa, tapi perlahan-lahan menggejala. Jika tak disadari dan tak segera diobati, maka akibatnya bisa bertambah parah. Sungguh lihai para iblis menggoda hati manusia yang telah lelah dan mempermainkan hawa nafsu manusia yang lemah sehingga tanpa disadari mereka telah terperosok ke jalan yang bengkok. 

Lalu, apa saja hambatan dari dalam itu?

DR. Sayyid Muhammad Nuh dalam bukunya berjudul Terapi Mental Aktivis Harakah, Telaah Atas Penyakit Mental dan Sosial Kontemporer Para Dai telah merangkumnya menjadi 14 penyakit. Penyakit-penyakit tersebut adalah: (1) Futur, (2) Istijal, (3) I'jab bin-nafsi, (4) Ghurur, (5) Takabbur, (6) Riya' dan sum'ah, (7) Ittiba'ul hawa, (8) Tafrith, (9) Dhayyiqul afaq aw qashiru an-nazhar, (10) Tiadanya tatsabbut dan tabayyun, (11) Dha'fu aw talaasyi al-iltizam, (12) At tathali'u ash-shadaarah wa thalabu ar-riyaadah, (13) 'Uzlah, dan (14) Israf.

Kita akan bahas satu per satu arti dan seberapa berbahaya hambatan-hambatan tersebut dalam artikel yang lain dan dalam kesempatan yang lain. Simak terus ya. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar yang bermanfaat