Rabu, 03 Agustus 2011

Amalan di Bulan Ramadhan

Setiap amalan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amalan apa saja yang perlu dilakukan untuk mengisi bulan mulia ini? Berikut adalah sebagian di antaranya:


1. Membaca al-Qur`an

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dijelaskan, malaikat Jibril memperdengarkan al-Qur`an kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) di setiap malam dalam bulan Ramadhan.

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa yang dimaksud membaca di Hadits tersebut adalah membaca dengan pemahaman. Karena itu, melakukannya pada malam hari lebih baik daripada di siang hari, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW. (Fath Al Bari, vol:9, halaman 52).

Para ulama pun tidak melalaikan amalan yang satu ini, contohnya Imam As Syafi’i dan Imam Abu Hanifah. Kedua ulama besar ini sanggup menghatamkan al-Qur`an selama bulan Ramadhan dengan 60 kali khatam (Lathaif al-Ma’arif, halaman 400).

2. Memberi Makanan Berbuka

Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka baginya pahala sebesar pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahalanya.” (Riwayat Ahmad).

Umar bin al-Khaththab adalah salah satu suri teladan yang bisa dijadikan contoh dalam mengamalkan Hadits ini. Umar tidak berbuka puasa kecuali menyertakan orang-orang miskin untuk berbuka bersamanya. (Lathaif Al Ma’arif, halaman 392).

3. Menyedekahkan Harta

Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (Riwayat At Tirmidzi).

Tak heran jika Imam As Syafi’i pernah mengatakan, ”Aku menyukai jika seseorang bertambah sifat kedermawanannya di bulan Ramadhan, sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW.” (Lathaif Al Ma’arif, halaman 393).

4. Qiyamul Lail (Shalat Malam)

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan dengan didasari keimanan dan mencari ridha Allah, maka diampunkan untuknya dosa-dosa yang telah lalu.” (Riwayat Al Bukhari).

5. Berdoa

Rasulullah SAW bersabda, ”Tiga orang yang tidak tertolak doanya, (yakni) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil serta orang yang terzalimi.” (Riwayat At Tirmidzi).
Berdasarkan Hadits di atas, para ulama berpendapat disunahkan bagi siapa saja yang berpuasa agar berdoa di saat ia sedang berpuasa.

6. I’tikaf

Disunnahkan juga agar umat Islam melakukan i’tikaf selama bulan Ramadhan. Lebih-lebih di sepuluh hari terakhir bulan mulia ini, i’tikaf merupakan amalan sunnah muakkadah (yang ditekankan).

Aisyah mengatakan, ”Rasulullah SAW melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.” (Riwayat Muslim).

(dipublikasikan Majalah Suara Hidayatullah edisi Agustus 2011)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar yang bermanfaat