Hasan al-Banna, pendiri harakah Ikhwanul Muslimin, menjelaskan tugas harakah Islamiyyah secara global dengan kata-katanya, sebagaimana dikutip oleh Fathi Yakan dalam bukunya Komitmen Muslim Kepada Harakah Islamiyyah:
"Secara garis besar, tugas kita adalah membendung arus gelombang keangkara-murkaan yang timbul akibat kemajuan material dan peradaban hawa nafsu yang telah menghanyutkan umat Islam serta menjauhkan mereka dari kepemimpinan Rasulullah SAW dan tuntunan al-Qur'an, telah menghalangi dunia untuk mendapatkan cahaya petunjuk-Nya dan telah memperlambat kemajuannya beratus-ratus tahun sampai gelombang itu hengkang dari bumi kita dan kaum muslimin terselamatkan dari bencana yang ditimbulkannya.
Bahkan kita tidak akan berhenti sampai di situ saja. Kita akan terus mengejar ke buminya dan memerangi di kandangnya sendiri hingga dunia meneriakkan nama Nabi Muhammad SAW, tunduk kepada ajaran-ajaran al-Qur'an, dan bayang-bayang Islam meneduhi semesta. Dengan demikian tercapailah apa yang dicita-citakan seorang Muslim. Tidak ada lagi fitnah dan ketundukan hanyalah kepada Allah."
Ungkapan ini, menurut Fathi Yakan, sejalan dengan firman Allah Ta'ala, "Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka memperoleh kemenangan). Dan di hari kemenangan itu bergembiralah orang yang beriman dengan pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dialah Yang Maha Penyayang." (Ar-Rum [30]: 4-5). ***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar yang bermanfaat