Saat ini kita semua sedang berjalan menuju pulang ke kampung halaman kita di surga. Namun, tak semua orang diberi hidayah dan taufik oleh Allah Ta'ala untuk meniti jalan yang lurus. Sebagian besar justru tersesat ke jalan yang bengkok. Hanya sebagian kecil yang selamat.
Dan, di antara mereka yang memilih jalan lurus tersebut, terdapat para aktivis dakwah. Sebagai aktivis, tentu saja mereka banyak menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta, untuk mengajak manusia meniti jalan yang lurus.
Namun, tidak lantas perjalanan para aktivis ini meniti surga menjadi mulus. Tetap ada hambatan yang bisa menggelincirkan mereka bila tak berhati-hati. Bahkan, hambatan itu boleh jadi lebih berat. Sebab, ia tak terasa, tapi perlahan-lahan menggejala. Jika takmdisadari dan tak segera diobati, maka akibatnya bisa bertambah parah.
Lalu, apa saja hambatan itu?
DR. Sayyid Muhammad Nuh dalam bukunya berjudul Terapi Mental Aktivis Harakah, Telaah Atas Penyakit Mental dan Sosial Kontemporer Para Dai mengupas beberapa jenis penyakit hati yang perlu diketahui untuk dijauhi oleh para aktivis harakah.
Penyakit-penyakit tersebut setidaknya ada 12, yakni: (1) Futur. (2) Istijal. (3) I'jab bin-nafsi. (4) Ghurur. (5) Takabbur. (6) Riya' dan sum'ah. (7) Ittiba'ul hawa. (8) Tafrith. (9) Dhayyiqul afaq aw qashiru an-nazhar. (10). Tiadanya tatsabbut dan tabayyun (11) Dha'fu aw talaasyi al-iltizam, (12) At tathali'u ash-shadaarah wa thalabu ar-riyaadah.
Kita akan bahas satu per satu arti dan seberapa berbahaya hambatan-hambatan tersebut dalam artikel yang lain dan dalam kesempatan yang lain. Simak terus ya. ***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar yang bermanfaat